biMBA-AIUEO Soccer School

HASIL PEREMPAT FINAL TYPL 2 U10 SIAGA PRATAMA VS biMBA AIUEO SS : DEVINO DIKANTONGI PEMAIN BELAKANG LAWAN

Jakarta –¬†Bermain di babak perempat final Top Youth Premier League 2 U10, biMBA AIUEO SS harus melawan tim yang berstatus kuda hitam Siaga Pratama.

Diawal babak pertama Siaga Pratama langsung tancap gas dan berhasil mendapatkan peluang melalui sepakan keras pemain bernomor punggung 10 namun tendangannya mampu di antisipasi dengan baik oleh Aufar.

Anak-anak biMBA AIUEO SS tak mau kalah mereka mampu memberikan ancaman melalui pergerakan cepat Zulmi yang mampu menusuk ke jantung pertahahan lawan.

Pasukan Siaga Pratama terus melakukan gempuran ke lini pertahanan biMBA AIUEO SS yang di komandoi oleh Dimas.

Keasyikan menyerang biMBA AIUEO SS justru mendapatkan peluang mencetak gol setelah tendangan plessing Zulmi masih sedikit diatas gawang lawan.

Pemain andalan biMBA AIUEO SS, Devino masih kesulitan menembus kokohnya pertahanan lawan karena selalu di pressing untuk sekendar balik badan pun sulit.

Man to Man Marking benar-benar diterapkan oleh anak-anak Siaga Pratama yang menyulitkan anak-anak biMBA AIUEO SS mengembangkan permaiannya.

Pertandingan berjalan dengan sengit namun tiba-tiba ada pemain Siaga Pratama tergeletak di tengah lapangan setelah melakukan duel dengan pemain bertahan biMBA AIUEO SS.

Tim medis dengan cekatan langsung memberikan pertolongan dengan menyemprotkan cairan pereda rasa sakit, pemain tersebut pun bisa melanjutkan pertandingan.

Yang menarik di pertandingan kali ini adalah sosok Devino yang benar-benar dijaga 1 sampai 3 pemain sekaligus ketika memegang bola, hal ini tentunya sudah di intruksikan oleh pelatih mereka agar menjaga pergerakan Devino yang kita tahu sendiri sangat berbahaya apabila dibiarkan memegang bola.

Namun hingga babak pertama berakhir kedua tim belum berhasil mencetak gol, skor kacamata pun menutup babak pertama.

Pertandingan babak kedua baru berjalan beberapa menit, pemain belakang biMBA AIUEO SS (Dimas) tergeletak setelah terijak atau salah tumpuan setelah melakukan intersep.

Terlihat Dimas mengerang kesakitan memegangi bagian engkelnya dan tim medis memutuskan tidak bisa melanjutkan pertandingan dan diganti oleh rekannya.

Kehilangan Dimas merupakan kerugian bagi biMBA AIUEO SS, karena Dimas selalu tampil aggressif menjaga lini pertahanan dan membantu build up serangan.

Pertandingan semakin memanas banyak terjadi benturan antar pemain yang membuat wasit bekerja lebih jeli lagi dalam mengambil keputusan diatas lapangan.

Anak-anak biMBA AIUEO SS mendapatkan momen serangan balik cepat, tapi sayang seribu sayang terlihat anak-anak biMBA AIUEO SS terburu-buru dalam mengambil keputusan sehingga bola keluar lapangan.

Malapetaka bagi biMBA AIUEO SS terjadi setelah tim lawan berhasil mencetak gol melalui skema lemparan kedalam yang diarahkan kemulut gawan biMBA AIUEO SS.

Bola yang sebenarnya sudah di gapai oleh Aufar ternyata lepas dan langsung di sambar oleh pemain Siaga Pratama yang berdiri bebas di dekat bola.

Tertinggal 1:0 membuat anak-anak asuhan coach Hamzah ini keluar menyerang mencoba mencari gol penyama kedudukan tetapi selalu kandas.

Peluang untuk mencetak gol di dapat oleh anak-anak biMBA AIUEO SS setelah Zulmi dilanggar.

Maju sebagai algojo tendangan Devino masih membentur pagar betis yang di bangu oleh anak-anak Siaga Pratama.

Hingga wasit menuip peluit berakhirnya pertandingan skor 1:0 untuk kemenangan Siaga Pratama tidak berubah.

Dengan hasil ini biMBA AIUEO SS gagal melaju kebabak selanjutnya dan harus berpuas diri hanya sampai dibabak perempat final saja.

Tetap semangat untuk anak-anak biMBA AIUEO SS dan selamat untuk anak-anak Siaga Pratama.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scroll to Top